Sabtu (13/12/2025), The Reds menjalani pekan ke-16 Liga Inggris dengan menjamu Brighton & Hove Albion di Anfield.
Laga itu kemungkinan menjadi momen comeback Mohamed Salah setelah namanya dicoret untuk lawatan ke markas Inter Milan, Selasa (9/12/2025).
Pasca-pernyataan kontroversial Mo Salah akhir pekan lalu, Arne Slot mengadakan pertemuan lagi dengan sang pemain, Jumat.
Pelatih asal Belanda itu menyebut keputusan memanggil kembali Mo Salah sepenuhnya berada di tangannya.
Secara personal, Slot masih ingin mempertahankan top scorer Premier League musim lalu itu di skuadnya.
Namun, semuanya kini tergantung iktikad baik si pemain serta kemampuannya untuk memperbaiki kinerja di lapangan.
"Saya tidak memiliki alasan untuk tidak ingin dia tetap tinggal," ucap Slot, dikutip
FREN88 dari Sky Sports.
"Klub ini telah memenangkan banyak pertandingan dengannya."
"Keputusan untuk memainkan seorang pemain atau memasukkannya ke dalam skuad sepenuhnya ada di tangan saya," katanya.

Kabarnya, hasil pertemuan empat mata antara Slot dan Salah berjalan positif.
Pemain top Mesir berusia 33 tahun itu dilaporkan kembali akan dimasukkan ke dalam skuad The Reds akhir pekan ini.
Pertandingan melawan Brighton berpotensi sebagai laga terakhir Mohamed Salah sebelum berangkat membela negaranya di Piala Afrika 2025.
Hanya, belum terjamin apakah Mo Salah bakal diberi kesempatan main atau kembali dicadangkan.
Jika opsi kedua kembali ditempuh Slot, bukan mustahil laga nanti tidak hanya menandakan penampilan terakhir Mo Salah sebelum Piala Afrika.
Duel tersebut bisa sekaligus momen perpisahannya dengan publik Anfield sebelum memutuskan hijrah pada Januari 2026.
Sejumlah klub di berbagai penjuru dunia dikabarkan sudah getol memantau perkembangan situasi konfliknya dengan Slot.
Eks winger AS Roma itu terutama dikaitkan dengan potensi transfer ke Arab Saudi dan Amerika Serikat.
Kontraknya di Liverpool masih tersisa hingga 2027.
Di kubu Merseyside Merah, pemain bernama lengkap Mohamed Salah Hamed Mahrous Ghaly sudah termasuk legenda.
Sejak direkrut dari Roma pada 2017, Mo Salah menciptakan 250 gol dan 116 asis dalam 420 pertandingan.
Ia menyabet predikat raja gol Liga Inggris empat kali, meraih 8 gelar, hingga memecahkan sejumlah rekor historis.
Di antara rekornya ialah menjadi pemain tersubur ketiga dalam sejarah Liverpool, top scorer klub di pentas Eropa, hingga pencetak gol terbanyak The Reds di era Premier League.
Akan tetapi, belakangan kinerjanya memang menurun, paralel dengan kemunduran Si Merah.
Musim ini Salah baru mencetak 5 gol dan 3 asis dalam 19 pertandingan lintas kompetisi.
Kelihatannya dekadensi performa ini menjadi alasan Slot mencadangkannya dalam tiga laga terakhir, di mana keputusan tersebut mengusik jiwa sang pemain.
0 Komentar