Hal tersebut disampaikan oleh bos MLS, Don Garber.
Garber selaku CEO dari Major League Soccer turut nimbrung dalam bola panas masa depan Mohamed Salah.
Bintang Mesir tersebut memang tengah menjadi perbincangan hangat akhir-akhir ini.
Aksi tantrumnya akibat dicadangankan oleh pelatih Liverpool, Arne Slot, membuatnya dekat dengan pintu keluar Anfield.
Mo Salah bahkan sudah diasingkan dari skuad saat The Reds terbang ke Milan untuk menghadapi Inter Milan pada matchday ke-6 Liga Champions 2025-2026.
Pertandingan melawan Brighton & Hove Albion disebut-sebut menjadi penampilan terakhirnya di Liverpool sebelum pergi ke Piala Afrika 2025.
Salah satu destinasi potensial yang bisa dilirik oleh Mo Salah adalah Liga Arab Saudi.

Dalam beberapa tahun terakhir sederet klub dari Negeri Minyak itu sudah menyatakan ketertarikannya untuk meminang Mo Salah.
Selain spekulasi soal kepindahannya ke Liga Arab Saudi, MLS juga disebut-sebut menjadi tujuan yang memungkinan.
Tak pelak jika Garber berani merekomendasikan Liga Amerika Serikat garapannya itu sebagai tempat yang bagus untuk karier berikutnya bagi Mohamed Salah.
Pemain berusia 33 tahun tersebut bisa berkaca dari kesuksesan Lionel Messi dan kehadiran Thomas Mueller di MLS.
Khusus Messi, ia sukses mempersembahkan trofi MLS Cup pertama bagi Inter Miami pada edisi 2025 setelah 2 musim berseragam The Herons.
Di samping itu megabintang asal Argentina tersebut juga menambah durasi kontrak selama 3 tahun hingga akhir 2028 bersama klub milik David Beckham tersebut.
"Jelas, jika [Salah] memutuskan untuk bergabung dengan Major League Soccer, kami akan menyambutnya dengan tangan terbuka,” kata Garber seperti dikutip dari
FREN88.
"Saya sarankan dia menghubungi Leo [Messi] dan Thomas Müller dengan melihat seberapa bahagia mereka."
"Itu juga dari seberapa sukses mereka dan seberapa besar mereka benar-benar menikmati bermain di Major League Soccer," tutur pria asal Amerika Serikat tersebut menambahkan.
Namun, prospek menambahkan pemain bintang dunia lain ke daftar kompetisi MLS juga bukanlah sesuatu yang membuat Garber terlalu bersemangat.
Meskipun begitu antusiasnya tentang spekulasi seputar Mohamed Salah, Garber memperingatkan bahwa tidak ada klub MLS yang akan sengaja mengganggu kariernya di Liverpool.
Apalagi mantan pemain AS Roma dan Chelsea itu masih terikat kontrak dengan The Reds hingga Juni 2027.
"Saya mendengar beberapa rumor tentang Mo Salah," tutur Garber melanjutkan.
"Kami sangat menghormati kesakralan kontrak; itu adalah dinamika bisnis Amerika."
"Mo terikat kontrak dengan Liverpool, orang-orang yang kami kenal."
"Itu adalah tim yang hebat," pungkasnya.
0 Komentar