Jelang Piala Afrika 2025, Eks Rekan Joey Pelupessy Pensiun dari Timnas Nigeria

Pemain milik Al Kholood ini memutuskan gantung sepatu di usia yang masih cukup muda untuk pesepak bola, yakni 31 tahun. Keputusannya pensiun dikabarkan lewat unggahannya di media sosial, usai dirinya tampil terakhir kali bagi Timnas Nigeria di play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika. Di laga play-off tersebut, William Troost-Ekong gagal membawa tim berjulukan Super Eagles lolos usai tumbang lewat drama adu penalti pada November kemarin. “Setiap kali saya mengenakan kaus ikonis itu, saya teringat kembali momen ketika Stephen Keshi memberi saya kesempatan debut," tulisnya. “Nigeria menerima saya dan memercayai saya untuk mewakili negara berpenduduk lebih dari 230 juta jiwa. Saya telah mewujudkan impian saya.” “Dalam kesulitan, kita bersatu, kita berjuang, kita berjuang melewati rasa sakit dan bangkit." “Senang sekali bisa bermain bersama rekan-rekan setim saya di Nigeria, membangun sesuatu yang hebat bersama.” “Sekarang giliran generasi berikutnya untuk melanjutkan dan menulis kisah mereka sendiri,” bunyi pernyataan pensiun Ekong. Seperti yang dilansir dari FREN88.



Keputusan tersebut membuat William Troost-Ekong resmi menutup perjalanannya bersama Timnas Nigeria yang telah berlangsung selama satu dekade. Perjalanan Ekong di kancah internasional bermula saat membela Timnas Belanda U-19 dan U-20. Di Timnas Belanda level kelompok umur, pemain kelahiran Haarlem ini sempat bermain dengan pemain Timnas Indonesia, Joey Pelupessy. Namun setelah lepas dari level kelompok umur, Ekong memutuskan pindah kewarganegaraan ke Nigeria, seperti halnya Pelupessy yang memilih bergabung Indonesia. Ekong memutuskan bergabung Nigeria pada 2015, di mana debutnya dibuat saat Super Eagles menghadapi Chad di Kualifikasi Piala Afrika 2015. Sejak debutnya itu, pemain jebolan Fulham dan Tottenham Hotspur tersebut telah mencatatkan 89 penampilan di tim senior dan juga tim Olimpiade. Dari jumlah 89 penampilan itu, Ekong berhasil mencetak delapan gol dan satu assist bagi negara asal ayahnya tersebut. Sayangnya, Ekong belum berhasil mempersembahkan gelar bagi Nigeria di kancah internasional. Pencapaian terbaiknya adalah membawa Nigeria berhasil lolos ke Piala Dunia 2018, yang menjadi penampilan terakhir Super Eagles di panggung dunia. Keputusan William Troost-Ekong pensiun tak disambut baik banyak pihak lantaran Nigeria akan bertarung di Piala Afrika 2025. Ekong memutuskan pensiun hanya beberapa minggu sebelum kompetisi terakbar se-Afrika itu digelar. Di ajang tersebut, Timnas Nigeria menjadi satu dari 24 tim yang akan berpartisipasi dengan bergabung Grup C bersama Tunisia, Tanzania, dan Uganda. Sebagai salah satu tim besar, Super Eagles menjadi salah satu kandidat juara pada ajang yang digelar di Maroko itu. Nigeria pun berambisi bisa meraih gelar juara Piala Afrika 2025 setelah terakhir kali menjadi kampiun pada edisi 2013.

0 Komentar

Hoyaslot