Sudah tiga tahun timnas Rusia absen di ajang internasional.
Terhitung sejak 2022, Negeri Beruang Merah dilarang bermain dalam kompetisi FIFA dan UEFA akibat invasi militer ke Ukraina.
Rusia membutuhkan platform untuk tetap kompetitif dan eksis di jagat bal-balan meski sedang menjalani sanksi.
Menurut laporan World Soccer Talk, Rusia berencana menggelar sebuah turnamen besar antarnegara.
Mereka nantinya akan mengundang tim-tim yang gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Tanggal penyelenggaraannya pun bersamaan dengan pesta sepak bola di Kanada, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Adapun tujuan Rusia menggelar kompetisi adalah dengan motif politik dan olahraga.

Federasi Sepak Bola Rusia (RFU) belum memberikan konfirmasi apapun soal rencana turnamen tandingan Piala Dunia.
Akan tetapi, ide tersebut telah memicu perbincangan besar dalam komunitas sepak bola global.
Soal calon peserta turnamen garapan Rusia, ada beberapa negara yang dilaporkan bakal ikut terlibat sebagai kontestan.
Dari Eropa ada Yunani, Georgia, Azerbaijan, Lithuania, dan masih banyak lagi.
Tim-tim Amerika Latin macam Chile dan Venezuela juga diisukan turut berpartisipasi.
Sementara itu, China mewakili Asia. Seperti yang dilansir dari
FREN88.
Nama Indonesia memang tak disebut, tapi bukan berarti tidak berpeluang untuk ikut bermain.
Ditambah lagi, Indonesia dan Rusia memiliki ikatan kerjasama kenegaraan.
Timnas Indonesia sendiri gagal mendapatkan tiket ke Piala Dunia 2026.
Jay Idzes dkk batal mentas di panggung akbar setelah menelan dua kekalahan pada putaran keempat kualifikasi zona Eropa.
Pada partai pertama, Indonesia dibekuk Arab Saudi dengan skor 2-3.
Kemudian Indonesia menyerah 0-1 dari Irak.
Akibat dua hasil minor, skuad Garuda finis sebagai juru kunci Grup B tanpa satu poin pun.
Arab Saudi, menjadi juara grup, berhak lolos ke Piala Dunia 2026.
Adapun Irak melaju sampai playoff antarbenua.
0 Komentar