Angin kebangkitan sedang ditunggangi Manchester United sejak Oktober.
Untuk pertama kalinya selama dilatih Ruben Amorim, mereka bisa menang 3 kali berturut-turut di Liga Inggris.
Setan Merah juga tak terkalahkan dalam 5 laga terakhir di Premier League.
Dalam 2 pertandingan terbaru, juara Liga Inggris 20 kali ini memang hanya imbang 2-2 melawan Nottingham Forest dan Tottenham Hotspur.
Tetapi, pertandingan digelar di kandang lawan sehingga Manchester United terhitung bisa mendapatkan hasil positif karena sukses membawa pulang poin.
Pada akhir September, Bruno Fernandes dkk. masih nyangkut di posisi ke-14 dalam klasemen EPL.
Sekarang The Red Devils sudah menempati peringkat 7.

Namun, momentum yang bagus ini berpotensi dirusak oleh Piala Afrika 2025.
Manchester Merah punya Noussair Mazraoui (Maroko), Amad Diallo (Kamerun), dan Bryan Mbeumo (Kamerun) yang akan bermain di turnamen tersebut.
Sesuai peraturan, United harus melepas 3 pemain ini dalam waktu 2 pekan sebelum laga pertama negara mereka.
Maroko memainkan pertandingan pertama pada 21 Desember sementara Pantai Gading dan Kamerun mulai tampil pada 24 Desember.
Itu berarti Man United sudah harus ditinggal Mazraoui kira-kira pada 8 Desember dan Diallo serta Mbeumo pada 11 Desember.
Dengan final Piala Afrika 2025 berlangsung pada 18 Januari 2026, Manchester United berpotensi kehilangan pemainnya dalam 8 laga Premier League.
Selama periode 8 Desember hingga 18 Januari, Setan Merah punya jadwal menghadapi Wolves 2 kali, Bournemouth, Aston Villa, Newcastle United, Leeds United, Burnley, dan Man City.
Prospek tersebut jelas mengkhawatirkan apalagi terkait Mbeumo.
Penyerang yang direkrut United dari Brentford ini bisa dibilang sebagai agen kebangkitan tim dalam satu setengah bulan terakhir.
Mbeumo sampai terpilih sebagai Player of the Month untuk Oktober.
Selama bulan itu, pemain kelahiran 7 Agustus 1999 tersebut memang tampil impresif.
Bryan Mbeumo membukukan 3 gol dan 1 assist saat membawa timnya selalu menang atas Sunderland 2-0, Liverpool 2-1, dan Brighton 4-2.
Menyikapi situasi ini, Amorim mengungkapkan bahwa klubnya akan berusaha menunda kepergian Mbeumo dkk.
Mereka berharap bisa menahan 3 pemainnya sampai 15 Desember.
Dua tahun lalu Man United bisa melakukan hal yang sama terhadap kiper Andre Onana sehingga mereka hanya kehilangan sang penjaga gawang dalam waktu yang tidak lama.
"Ada peraturan yang menentukan kapan kami harus melepas pemain tetapi kami berusaha menahan mereka sedikit lebih lama," ungkap Amorim seperti dikutip dari
FREN88.
Ini bukan terserah kami. Kita akan lihat nanti. Kami akan mencoba mengatur sesuatu dengan federasi-federasi," pungkas sang juru taktik.
0 Komentar