Real Madrid di musim 2025-2026 tampil luar biasa di bawah arahan Xabi Alonso.
Tercatat juara 15 kali Liga Champions tersebut menorehkan 13 kemenangan, sekali imbang, dan baru 2 kali menelan kekalahan dari 16 laga di semua ajang kompetitif.
Penampilan apik dari Madrid itu juga tak lepas dari suburnya penyerang utama mereka, Kylian Mbappe.
Mbappe tampil trengginas dengan berhasil menjaringkan 18 gol sejauh ini.
Pundi-pundi golnya tersebar dalam 13 gol di Liga Spanyol dan 5 lesakan di Liga Champions.
Status sebagai top scorer Liga Spanyol pun didapatkan oleh Mbappe saat ini.
Kendati tengah gacor, Mbappe mendapatkan kritik dari seniornya di Prancis yang notabene eks bomber Real Madrid, Karim Benzema.

Benzema, yang kini bermain untuk Al Ittihad, melihat juniornya itu masih memiliki kekurangan di lini depan.
Peraih Ballon d'Or 2022 tersebut menilai Kylian Mbappe perlu mengasah ketajamannya lagi sebagai mesin gol utama.
Itu terutama ketika Madrid menghadapi situasi sulit kala berhadapan dengan tim-tim yang cenderung defensif.
Selain itu Karim Benzema juga menegaskan bahwa adanya komunikasi yang jelas di lini depan terutama dengan Jude Bellingham, Rodrygo dan Vinicius Junior soal peran masing-masing.
"Dia perlu lebih fokus pada momen-momen ketika Real Madrid membutuhkannya karena dia memiliki segala yang dibutuhkan untuk melakukannya," ucap Benzema, dikutip dari Diario AS.
"Akan ada pertandingan di mana Mbappe tidak akan menyentuh bola."
"Yang kami harapkan dari Kylian adalah ketika dia mendapat kesempatan, dia akan memanfaatkannya."
"Itulah Real Madrid. Real Madrid sangat membutuhkannya, dan ada pertandingan di mana dia harus mencetak gol, seperti melawan Atletico Madrid, Liverpool…"
"Tim-tim ini bermain bertahan, dan dia harus tampil lebih baik, mengelola situasi-situasi tersebut."
"Saya pikir Vinicius, Mbappe, Rodrygo, [Jude] Bellingham… mereka harus berkomunikasi."
"Satu bertugas mencetak gol, yang lain memberikan assist."
"Kita tidak akan menyuruh Bellingham mencetak gol karena itu tugas Mbappe, atau menyuruhnya menjadi nomor 10 karena itu peran Bellingham."
"Mereka harus berkomunikasi," ujar eks penyerang nomor 9 Real Madrid tersebut menambahkan.
Terlepas dari hal itu, Benzema turut menyoroti kurangnya sosok berjiwa pemimpin di dalam tim racikan Xabi Alonso.
Memang untuk saat ini Benzema melihat Madrid memiliki banyak potensi dan kelebihan.
Namun, kekurangan terbesar El Real adalah pemimpin sejati. Seperti yang dilansir dari
FREN88.
0 Komentar