Gara-Gara Main Padel, Kylian Mbappe Jadi Sasaran Amarah Warga Prancis

Pemain berusia 26 tahun itu saat ini menjadi ikon sepak bola Prancis berkat kiprahnya di lapangan hijau. Nama Kylian Mbappe melejit kala dirinya membela AS Monaco dan berhasil mencetak gol termuda dalam sejarah klub di usia 17 tahun pada 2016. Di usia tersebut pula, Mbappe mampu menyita perhatian karena mampu mencetak 15 gol dan 11 assist dari 29 laga di Liga Prancis 2016-2017. Pada musim yang sama, ia berhasil mencetak enam gol dari sembilan partai Liga Champions yang membuat Paris Saint-Germain (PSG) meminangnya pada musim panas 2017. Singkat cerita, Mbappe menancapkan dirinya sebagai megabintang kala membela PSG dan kini membela Real Madrid. Status bintangnya itu juga didapat pada 2018 kala membawa Timnas Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 dengan mencetak total empat gol. Tak ayal namanya begitu dipuja-puja oleh warga Prancis, sehingga ia menjadi ikon sepak bola negara tersebut. Sayangnya statusnya sebagai ikon sepak bola tak membuat Mbappe jauh dari kritik.



Terkini ia menjadi sasaran amarah warga Prancis karena bermain padel. Dilansir dari Football Espana, Kylian Mbappe kedapatan bermain padel saat Timnas Prancis tengah bertarung di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Akar mula dari kemarahan ini hadir setelah ia diizinkan meninggalkan kamp pelatihan Les Bleus karena cedera engkel usai laga kontra Ukraina, Jumat (14/11/2025). Usai meninggalkan kamp pelatihan, banyak yang mengira Mbappe akan menjalani perawatan atau beristirahat untuk memulihkan diri. Namun, megabintang Real Madrid itu justru kedapatan berada di Dubai, Uni Emirat Arab dengan diisebutkan ia berlibur bersama teman-temannya. Dalam liburannya, Mbappe juga kedapatan bermain padel, olahraga yang dapat menguras fisiknya karena melibatkan berbagai gerakan. Hal ini kemudian membuatnya dikritik karena jebolan AS Monaco itu tengah mengalami cedera engkel. Selain itu tindakan Mbappe yang berlibur saat negaranya bertanding dan bermain padel di tengah cedera disebut tak memberi contoh yang baik bagi rekan-rekannya. Bahkan kritik tak hanya mampir ke Mbappe saja, melainkan ke tim kepelatihan Timnas Prancis yang dipimpin Didier Deschamps. Banyak yang merasa pemain berposisi menyerang itu mendapat perlakuan spesial dari tim kepelatihan Si Ayam Jantan. Di tengah polemik soal tindakan Kylian Mbappe itu, salah satu rekannya di Timnas Prancis, Brice Samba, buka suara. Kiper milik Rennes ini mengaku ia dan rekan-rekannya tak memiliki masalah dengan tindakan yang dilakukan kaptennya itu. Samba juga menegaskan bahwa di Timnas Prancis tak ada pemain yang diperlakukan istimewa, untuk membantah dugaan Mbappe diperlakukan spesial. “Kami tidak punya masalah dengan itu. Saya tidak tahu apa yang terjadi atau apa yang mereka katakan satu sama lain dengan pelatih,” ucapnya, dikutip dari FREN88. “Saya melihat kontroversi tentang Kylian yang memiliki hak istimewa khusus, tetapi tidak ada seorang pun yang memiliki hak istimewa khusus di tim nasional Prancis,” pungkasnya.

0 Komentar

Hoyaslot