Saat ini Ruben Kluivert baru memulai karier di klub top Liga Prancis, Olympique Lyon.
Anak ketiga dari Patrick Kluivert itu masih berusaha merebut satu tempat permanen di tim utama Les Gones secara konsisten sejak direkrut musim panas lalu.
Sudah berusia 24 tahun, Ruben menyadari peluangnya menembus timnas Belanda bakal menghadapi tantangan besar.
Sebagai bek sentral, pemuda kelahiran Amsterdam harus bersaing dengan nama-nama top yang lebih dulu meroket di skuad Oranje.
Jangan dulu mengincar tempat dengan Matthijs de Ligt dkk, Ruben kudu 'menyisihkan' para kandidat lain yang berpotensi dicomot pelatih Ronald Koeman dari tim U-21.
Adik dari Justin Kluivert itu pun belum pernah sama sekali tampil memperkuat timnas junior Belanda di berbagai kategori usia.
Wajar apabila target menembus skuad Oranje ibarat mimpi yang bakal sulit diwujudkan Ruben.
Apalagi jika mimpi itu kudu tercapai dalam waktu dekat sehubungan dengan datangnya Piala Dunia 2026.
"Saya masih mempertimbangkan apa yang akan saya lakukan," kata Kluivert junior, dikutip
FREN88 dari Voetbal International.
"Mimpi saya, tentu saja, adalah membela tim nasional Belanda."
"Sekarang saya berumur 24 tahun, jadi saya berada di golongan usia tengah-tengah."
"Saya tidak terlalu muda, dan juga tidak terlalu tua."
"Sekarang saya memiliki platform seperti Olympique Lyon untuk membuktikan diri saya," kata pemain jebolan FC Utrecht.
Saat menembus timnas Belanda masih target di awang-awang, peluang lebih realistis bagi Ruben terbuka bersama negara leluhurnya, Curacao.
Ia memenuhi syarat untuk memperkuat timnas Curacao, yang akan melakoni debutnya di Piala Dunia 2026.

Nenek Ruben atau ibu dari Patrick Kluivert, Lidwina, lahir di negara mini yang terletak di kawasan Laut Karibia tersebut.
Sejatinya, Ruben juga memiliki kans membela tim nasional dari negara asal kakeknya, Suriname.
Akan tetapi, peluang Suriname lolos ke Piala Dunia tahun depan belum pasti karena masih harus melalui play-off interkontinental.
Walhasil, Curacao-lah yang menyediakan kesempatan paling bagus untuk memelihara asa tampil di kejuaraan terakbar dunia.
Satu poin lagi, sang ayah juga sempat menukangi The Blue Wave dalam dua periode (2015-2016, 2021) sebelum melebarkan sayap ke timnas Indonesia.
"Saya masih mempertimbangkan semua kemungkinan," imbuh Ruben Kluivert.
"Tetapi, kemungkinan besar saya akan berbicara dengan keluarga dan teman-teman tentang apakah akan bermain di Piala Dunia," tegasnya.
Bola kini berada di kaki Federasi Sepak Bola Curacao (FFK) dan pelatih Dick Advocaat.
Ruben masih menunggu panggilan resmi dari seberang Atlantik.
Tergantung keputusan mereka apakah bersedia merekrut anak sang legenda untuk bergabung secara instan, atau tetap mengutamakan kohesi dengan para personel yang sudah ada saat ini.
"Saya tetap membuka kemungkinan bahwa dia (Advocaat) bisa menghubungi saya kapan saja," lanjutnya.
"Kemudian saya harus memutuskan apa yang harus dilakukan," kata Ruben lagi.
0 Komentar