Selamatkan Klub dengan Tangis dan Fisik Compang-Camping, Neymar Siap Naik Meja Operasi demi Piala Dunia 2026

Sang raja gol Selecao memastikan klubnya selamat dari degradasi pada pekan terakhir Campeonato Serie A, Minggu (7/12/2025) waktu setempat. Santos FC melakoni pekan terakhir Liga Brasil dengan kemenangan telak atas Cruzeiro. Mentas di kandang sendiri, Stadion Vila Belmiro, O Peixe menjaringkan tiga gol tanpa balas. Neymar tidak ikut bikin gol maupun asis, tetapi perannya krusial menjaga ritme serangan tim dan membuka peluang. Kebangkitan eks bintang Barcelona ini datang pada waktu yang tepat di pekan-pekan terakhir. Sembari menahan rasa sakit karena cedera, dia memaksakan diri tampil demi menolong Santos di tiga partai penutup. Neymar melaluinya dengan sumbangsih 4 gol dan 2 asis guna menempatkan O Peixe di peringkat 12 pada klasemen akhir. Wajar apabila selepas laga melawan Cruzeiro, Neymar begitu emosional. Ia berlutut sembari berdoa dan berkali-kali menitikkan air mata. Dalam wawancara pascapertandingan, pria 33 tahun itu juga menjawab pertanyaan sambil terbata-bata karena rasa haru. Sejak pulang ke klub masa kecilnya Januari lalu, ia melalui 174 hari masa penyembuhan karena dihantam lima kali cedera. Tak heran kalau sang pemain termahal dunia hanya sempat membela Santos dalam 28 laga.



Dalam kondisi fisik compang-camping, dia masih mampu memberikan 11 gol dan 4 asis. Setelah misi menyelamatkan Santos rampung, Ney akan menjalani masa rehat dengan naik ke meja operasi. "Saya datang (ke Santos) untuk ini, mencoba membantu klub sebaik mungkin," katanya, sebagaimana dikutip FREN88 dari ESPN. "Beberapa minggu terakhir ini sangat berat bagi saya. Saya berterima kasih kepada mereka yang telah mendukung saya." "Tanpa mereka, saya tidak akan bisa bermain dalam pertandingan-pertandingan itu karena cedera ini, masalah lutut ini." "Saya perlu istirahat dan kemudian akan menjalani operasi lutut," ujar mantan ikon PSG tersebut. Keputusannya menjalani operasi banyak diterjemahkan sebagai upaya Neymar menuju mimpi terakhirnya: membela timnas Brasil dan memenangi Piala Dunia 2026. Dia belum pernah merumput lagi untuk negaranya sejak tumbang akibat cedera di partai melawan Uruguay, Oktober 2023 silam. Pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti, tak menutup pintu kembalinya sang top scorer Selecao. Namun, tentu syaratnya dia harus berada dalam kondisi fisik sempurna jika ingin masuk skuad Piala Dunia 2026. Tinggal tersisa waktu kurang dari setengah tahun bagi Ney guna mewujudkan misi terakhirnya ini. "Dia harus seratus persen (kondisinya)," ucap Ancelotti awal Desember lalu. "Saya pikir dia adalah talenta yang hebat. Sayangnya, ia memiliki nasib buruk karena cedera." "Dia tidak bisa berada dalam kondisi fisik yang baik karena cedera yang dialaminya." "Ada banyak pemain yang sangat bagus, saya perlu memilih pemain yang seratus persen." "Saya akan memanggil pemain yang berada di level seratus persen karena ini adalah tim yang memiliki tingkat kompetensi sangat tinggi, terutama di lini depan." "Di lini depan, kami memiliki banyak pemain yang sangat bagus," tegas eks pelatih Real Madrid yang meloloskan Tim Samba susah payah ke turnamen akbar tahun depan.

0 Komentar

Hoyaslot