Pemain yang menjadi beban klub itu adalah striker asal Belgia, Divock Origi.
Milan merekrut Origi dari Liverpool pada musim panas 2022 dan mengikatnya dengan kontrak selama 4 tahun.
Pemain kelahiran 18 April 1995 itu gagal tampil memuaskan dengan hanya mencetak 2 gol dalam 36 pertandingan di semua kompetisi 2022-2023.
I Rossoneri sempat meminjamkannya ke Nottingham Forest pada 2023-2024 tetapi Origi terus tampil mengecewakan.
Bersama klub Premier League itu, pengoleksi 32 caps dan 3 gol untuk Timnas Belgia itu hanya membukukan 1 gol dalam total 22 penampilan.
Dikembalikan ke Milan, Origi kemudian magabut alias makan gaji buta.
Tidak berhasil dijual atau dipinjamkan ke klub lain, dia tidak dimasukkan ke dalam skuad utama Milan.

Origi sempat masuk tim Milan Futuro yang ketika itu bermain di Serie C tetapi juga hampir tidak pernah dimainkan.
Praktis sejak Mei 2023, Divock Origi tidak pernah bermain untuk AC Milan.
Dia bahkan juga tidak berlatih di markas Milan melainkan dengan pelatih pribadi di Roma dan Florence.
Alhasil, Milan rugi besar karena mereka terus membayar gaji Origi yang mencapai 4 juta euro setahun.
Karena gajinya sebesar itu, Origi merupakan salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di Milan tetapi dia malah tidak bermain sama sekali.
Sebagai perbandingan, 2 pemain yang saat ini tak tergantikan di lini tengah Milan, Luka Modric dan Adrien Rabiot, digaji lebih rendah dari Origi.
Mereka masing-masing hanya menerima bayaran 3,5 juta euro per tahun.
Sebetulnya sudah sangat terlambat bagi Milan untuk memutus kontrak Origi mengingat kontraknya tinggal 6 bulan lagi.
Akan tetapi, akhirnya Milan dan Origi mencapai kesepakatan untuk menghentikan kerja sama.
Seperti dilaporkan La Gazzetta, pemutusan kontrak itu dilakukan pada Senin (22/12/2025).
Dengan pemutusan kontrak ini, Tim Merah Hitam setidaknya masih bisa menyelamatkan sebagian uang yang seharusnya dipakai untuk membayar sisa gaji Origi sesuai kontrak.
Dia masih punya gaji 6 bulan yang berarti sekitar 2 juta euro atau 40 miliar rupiah.
Kendati demikian, Milan dikabarkan masih berbaik hati memberikan "pesangon" terakhir buat Origi.
Kesepakatan pemutusan kontrak dicapai dengan Milan setuju membayar kurang dari setengah sisa gaji Origi. SEperti yang dilansir dari
FREN88.
0 Komentar