Klub yang menolak gagasan Mo Salah pindah ke Liga Arab Saudi adalah Al Kholood.
Hal itu disampaikan langsung oleh sang pemilik, Ben Harburg.
Di saat beberapa klub dari Negeri Minyak tersebut berlomba-lomba memburu tanda tangan Mo Salah, Harburg menolak mentah-mentah.
Harburg menilai pemain berusia 33 tahun itu tidak cocok untuk bermain di Liga Arab Saudi karena ia bukanlah pemain yang mementingkan tim.
Itu terlihat dari pernyataan kontroversialnya baru-baru ini setelah menjadi pemain cadangan Liverpool secara beruntun.
Bagi Harburg, kedatangan Mohamed Salah ke Arab Saudi tidak membawa manfaat bagi liga.
"Saya rasa sudah ada, bahkan di kalangan publik, kekhawatiran yang jauh lebih besar terkait kedatangannya ke Liga Arab Saudi," tutur Harburg seperti dikutip dari
FREN88.

"Dia berusia 33 tahun, dia mendapat bayaran yang sangat besar sekitar setahun yang lalu, berapa pun jumlahnya, dan sejak itu performanya sangat buruk."
"Dia tidak terlihat sebagai pemain tim yang baik."
"Sebagai pemilik, ketika saya melihat cara dia bertindak di sana … jika seorang pemain tidak tampil baik, dia tidak akan masuk dalam susunan pemain utama."
"Kami tidak menempatkan orang dalam susunan pemain utama berdasarkan apa yang mereka lakukan tiga musim lalu atau bahkan musim lalu," tutur sosok yang juga menjadi pemilik Cadiz tersebut.
Lebih lanjut Ben Harburg menegaskan bahwa salah satu alasan utama tim di Liga Arab Saudi tidak perlu mendatangkan Mohamed Salah karena sikapnya yang toksik.
Cara Mo Salah bersikap di Liverpool, disusul penampilannya yang menurun, tidak diimbangi dengan daya juang menghasilkan kombinasi yang buruk terutama memengaruhi tim.
Harburg malahan melihat klub-klub di Liga Arab Saudi semestinya mengejar tanda tangan winger milik Real Madrid, Vinicius Junior.
"Semua itu, menurut saya, membentuk kombinasi faktor yang cukup toksik," ucap Harburg melanjutkan.
"Jadi, saya lebih baik dia tidak datang ke sini."
"Saya yakin beberapa orang menyukai daya tarik bintangnya, dia berasal dari wilayah ini, tetapi pendapat saya adalah dia tidak cocok untuk liga kami."
"Saya lebih memilih, jika harus memilih antara dia dan Vinicius, saya akan memilih Vinicius."
"Saya berharap kami mengejar pemain-pemain muda berusia 25 tahun dari gelombang berikutnya daripada pemain seperti Mohamed Salah, yang pasti ini akan menjadi pemberhentian terakhir dalam kariernya," ujar pemilik Al Kholood tersebut.
Sampai saat ini Mohamed Salah belum memberikan pernyataan maaf terkait ucapannya ke publik atas reaksinya terhadap keputusan Arne Slot.
Ia bahkan "diasingkan" dari skuad Liverpool ketika berangkat ke Italia guna menghadapi Inter Milan di Liga Champions.
Mo Salah diyakini bakal diparkir lagi saat The Reds menghadapi Brighton & Hove Albion dalam lanjutan Liga Inggris akhir pekan ini.
Setelah itu dirinya bakal bergabung dengan Timnas Mesir guna menjalani Piala Afrika 2025 yang dihelat di Maroko pekan depan.
0 Komentar