Pada musim 2007-2008, tim berjulukan The Blues itu lolos ke final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Chelsea berhadapan dengan rivalnya di Liga Inggris, Manchester United, dalam laga bertajuk All-England Final yang digelar di Moskow, Rusia.
Bertanding di negara asal pemiliknya dahulu, Roman Abramovich, klub asal London Barat itu dijagokan meraih kemenangan.
Tetapi apa daya, tim yang juga berjulukan The Pensioners itu tumbang lewat drama adu penalti dengan skor 6-5.
Dalam drama adu penalti itu, Chelsea hanya butuh satu penalti lagi untuk menang, mengingat hanya empat dari lima eksekutor Man United yang menuntaskan tugasnya.
Sayangnya John Terry yang jadi eksekutor kelima malah gagal menceploskan bola usai dirinya terpeleset dan bola melebar ke kiri gawang.
Usai penalti ambyar Terry, Man United mengunci kemenangan setelah dua eksekutornya, Anderson dan Ryan Giggs, sukses menceploskan bola.
Kegagalan Terry itu menjadikannya kambing hitam dan membuatnya sempat kepikiran bunuh diri.

Hal ini diakui oleh Terry saat mengenang penaltinya bagi Chelsea di final Liga Champions 2008, seperti yang dikutip
FREN88 dari Daily Mail.
Pria yang kini berusia 45 tahun itu mengaku dirinya hanya termenung dan tak bisa berbicara dengan siapa pun setelah tragedi tersebut.
“Kalau mengingat kembali, saya pasti sangat ingin berbicara dengan seseorang saat itu,” buka Terry dalam siniar bersama Reece Meanie.
Terry mengaku sempat kepikiran untuk bunuh diri dengan lompat dari lantai 25 hotel di Moskow, tempat skuad Chelsea menginap.
Beruntung saat itu rekan-rekannya mendatanginya dan mengajaknya turun ke lantai bawah, yang membuat dirinya tak melakukan hal tersebut.
“Saya ingat setelah pertandingan, kami semua kembali ke hotel dan saya berada di lantai 25, dan saya hanya melihat ke luar jendela sambil berpikir, ‘Mengapa? Mengapa?’,” lanjutnya.
“Saya tidak mengatakan jika saya memiliki kesempatan itu, saya akan langsung lompat, tetapi Anda tahu, hal-hal seperti itu terlintas di kepala saya pada saat itu."
“Lalu rekan-rekan datang dan membawa saya ke bawah. Di saat-saat seperti itulah Anda berpikir ‘bagaimana jika?’ Anda tidak pernah tahu, kan?,” pungkasnya.
Terry bahkan mengaku perasaan di Moskow pada 2008 masih menghantuinya hingga saat ini, kendati dirinya berhasil membawa Chelsea meraih gelar Liga Champions 2011-2012.
John Terry dkk akhirnya menjadi kampun usai mengalahkan Bayern Muenchen di kandangnya sendiri, Allianz Arena.
Sayangnya Terry tak bisa tampil di final karena dirinya mendapat kartu merah langsung pada leg kedua semifinal kontra Barcelona.
Meski tak tampil, ia aktif menyemangati rekan-rekannya dari tribun, sehingga The Blues meraih gelar juara via adu penalti.
Tak hanya membawa The Pensioners meraih gelar Liga Champions, Terry juga mempersembahkan beragam gelar lainnya.
Tercatat selama 19 tahun berseragam Chelsea, ia meraih total 15 gelar dengan mencatatkan 717 penampilan di segala ajang.
0 Komentar