"Gaya bertahan saya sedikit berbeda dari bek tradisional," kata mantan pemain belakang Timnas Italia ini seperti dikutip dari Tuttomercatoweb. "Kalau saya menghadapi Christian Pulisic sekarang, saya akan lebih banyak menggunakan otak daripada tubuh saya." "Penting untuk mengenali kekuatan lawan Anda tetapi terutama kelemahan mereka." "Anda kemudian harus bermain sesuai dengan pengetahuan tersebut," pungkas sosok yang membawa Timnas Italia menjuarai Piala Dunia 2006 itu. Buat Jay Idzes sendiri, ini bukan pertama kalinya dia akan berhadapan dengan Pulisic. Musim lalu ketika masih memperkuat Venezia, Idzes sudah merasakan susahnya mencegah Pulisic mencetak gol. Venezia kalah 2 kali dari AC Milan di Liga Italia 2024-2025 dengan skor 0-4 dan 0-2. Pulisic selalu berhasil mencetak gol dalam 2 pertandingan tersebut.

Sassuolo kedapatan jatah menyambangi markas AC Milan dalam pekan ke-15 Luga Italia 2025-2026. Duel kedua tim dijadwalkan berlangsung pada Minggu (14/12/20265). Menghadapi tim raksasa, Sassuolo dituntut bekerja ekstra keras. Ditambah lagi, Neroverdi punya kenangan buruk saat kali terakhir berjumpa Rossoneri. Sassuolo dibantai Milan 1-6 pada ajang Copa Italia yang berlangsung 4 Desember 2024. Fabio Grosso pun menyampaikan wejangan kepada para pemain Sassuolo, termasuk Jay Idzes, untuk menghadapi laga krusial di kandang Milan. "Pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa kami akan bertanding di tempat yang indah, melawan rival yang sangat kuat, jadi pesannya adalah untuk berusaha menunjukkan kemampuan dengan menyadari dan memahami kesulitan yang akan muncul," ucap juara Piala Dunia 2006 itu seperti dikutip FREN88dari Tuttosport.



"Namun, seperti yang saya katakan sebelumnya, justru di dalam kesulitan itulah terletak keterampilan dan keindahan dalam mengetahui bagaimana tetap berada di dalamnya dan berusaha mengatasinya," kata Grosso. Sassuolo datang ke rumah Milan dengan berbekal hasil positif dari partai terakhir melawan Fiorentina. Mereka menggebuk tim asal Florence dengan skor 3-1. Sama seperti Sassuolo, Milan juga meraup tiga poin dari partai terbaru kontra Torino. Pasukan berkostum hitam-merah menundukkan sang lawan 3-2. Milan pun menduduki puncak klasemen Liga Italia berkat raihan 31 poin dari 14 penampilan. Sementara itu, Sassuolo menghuni tangga kedelapan. Idzes dkk memiliki 20 angka usai menorehkan enam kemenangan, enam kekalahan, dan dua hasil imbang. Menyongsong pertarungan di San Siro, sebuah isu transfer mengaitkan Milan dan Idzes. Rossoneri dikabarkan memasukkan nama si bek timnas Indonesia ke daftar calon rekrutan. Manajemen Milan suka berinvestasi kepada pemain muda seperti Idzes. Bek kelahiran Belanda itu dinilai akan menjadi investasi bagus untuk jangka panjang. Ditambah lagi, dengan tinggi 190 cm, Idzes piawai dalam duel udara. Nilai plus lainnya adalah dia bisa bermain sebagai bek tengah, berpasangan, atau dalam formasi tiga bek, baik di lini tengah maupun sebagai salah satu opsi di sisi sayap. Idzes sendiri baru bergabung ke Sassuolo pada musim.panas 2025 dari Venezia. Dibutuhkan dana 8 juta euro atau Rp 154 miliar untuk mengangkut sang palang pintu ke Mapei Stadium.

0 Komentar

Hoyaslot