Debut Sempurna Zidane Junior di Piala Afrika 2025 - Senang Ditonton Papa, Aljazair Menang Tanpa Kebobolan
Aljazair membuka perjalanan di Piala Afrika 2025 dengan kemenangan atas Sudan, Kamis (24/12/2025).
Laga di Stadion Moulay Hassan, Rabat, menandakan debut Luca Zidane dalam sebuah turnamen elite bersama timnas Aljazair.
Sebelumnya, kiper 27 tahun itu baru mencicipi satu penampilan dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Uganda (14/10/2025).
Anak kedua Zinedine Zidane tersebut memilih pindah afiliasi dari negara kelahirannya, Prancis, ke tanah leluhurnya.
Luca memenuhi syarat memperkuat Aljazair berkat darah warisan dari kakeknya.
Kiper jebolan Real Madrid itu pun menjalani pertandingan dengan catatan positif.
Ia disaksikan langsung oleh sang ayah dari tribun sambil didampingi kakaknya, Enzo.
Beberapa kali Zidane senior tertangkap kamera serius mengamati putra keduanya berlaga di lapangan sembari diselingi tawa-tawa tipis.
Mantan playmaker yang sukses di Real Madrid sebagai pemain dan pelatih itu ikut bangga melihat penampilan impresif Luca. Ia melakukan dua penyelamatan krusial yang mencegah Aljazair kebobolan. Pada menit-menit awal, Luca melakukan dua intervensi beruntun terhadap peluang Yaser Awad. Kiper Granada itu menggagalkan kecohan Awad dalam duel satu lawan satu, lalu menghentikan bola tembakannya dengan kaki. Luca kemudian mementahkan percobaan lanjutan dari musuh yang sama pada menit ke-38. Keberaniannya menerkam umpan-umpan lawan dan mengendus peluang berbahaya memberikan garansi keamanan di belakang. Dia berhasil menjaga gawangnya tetap steril sepanjang pertandingan. Semakin komplet karena timnas Aljazair juga menuntaskan laga dengan kemenangan telak 3-0 atas Sudan. Gol-gol dari Pasukan Rubah Gurun dicetak Riyad Mahrez (2) dan Ibrahim Maza. Selepas pertandingan, Luca Zidane tak luput mendapatkan pujian atas penampilannya. "Saya pikir Zidane menggaransi keamanan bagi tim," kata pelatih Aljazair, Vladimir Petkovic, dikutip FREN88 dari laman Fennec Football. "Dia bermain bagus dengan kakinya, dan ini penampilan-penampilan awalnya bagi tim nasional," tambah eks nakhoda Lazio. Sang papa, Zinedine 'Zizou' Zidane, ikut bangga dengan pencapaian Luca walaupun akhirnya memilih negara yang berbeda. Melalui satu kalimat singkat tapi sarat makna, Zidane memberikan komentar di akun Facebook berbunyi, "Kerja bagus, Luca." Kapten Si Rubah Gurun, Riyad Mahrez, juga memberikan apresiasi atas kehadiran Luca menyokong pertahanan. "Luca sama seperti semua orang. Kami mengintegrasikan dia ke dalam tim dengan baik," kata Mahrez kepada RMC TV. "Dia orang baru. Dia mencoba untuk memberikan segalanya bagi tim ini." "Nama belakangnya (Zidane) adalah beban yang sangat berat untuk dipikul, tetapi dia tidak membiarkan itu memengaruhi dirinya," tutur bekas winger Man City.
Mantan playmaker yang sukses di Real Madrid sebagai pemain dan pelatih itu ikut bangga melihat penampilan impresif Luca. Ia melakukan dua penyelamatan krusial yang mencegah Aljazair kebobolan. Pada menit-menit awal, Luca melakukan dua intervensi beruntun terhadap peluang Yaser Awad. Kiper Granada itu menggagalkan kecohan Awad dalam duel satu lawan satu, lalu menghentikan bola tembakannya dengan kaki. Luca kemudian mementahkan percobaan lanjutan dari musuh yang sama pada menit ke-38. Keberaniannya menerkam umpan-umpan lawan dan mengendus peluang berbahaya memberikan garansi keamanan di belakang. Dia berhasil menjaga gawangnya tetap steril sepanjang pertandingan. Semakin komplet karena timnas Aljazair juga menuntaskan laga dengan kemenangan telak 3-0 atas Sudan. Gol-gol dari Pasukan Rubah Gurun dicetak Riyad Mahrez (2) dan Ibrahim Maza. Selepas pertandingan, Luca Zidane tak luput mendapatkan pujian atas penampilannya. "Saya pikir Zidane menggaransi keamanan bagi tim," kata pelatih Aljazair, Vladimir Petkovic, dikutip FREN88 dari laman Fennec Football. "Dia bermain bagus dengan kakinya, dan ini penampilan-penampilan awalnya bagi tim nasional," tambah eks nakhoda Lazio. Sang papa, Zinedine 'Zizou' Zidane, ikut bangga dengan pencapaian Luca walaupun akhirnya memilih negara yang berbeda. Melalui satu kalimat singkat tapi sarat makna, Zidane memberikan komentar di akun Facebook berbunyi, "Kerja bagus, Luca." Kapten Si Rubah Gurun, Riyad Mahrez, juga memberikan apresiasi atas kehadiran Luca menyokong pertahanan. "Luca sama seperti semua orang. Kami mengintegrasikan dia ke dalam tim dengan baik," kata Mahrez kepada RMC TV. "Dia orang baru. Dia mencoba untuk memberikan segalanya bagi tim ini." "Nama belakangnya (Zidane) adalah beban yang sangat berat untuk dipikul, tetapi dia tidak membiarkan itu memengaruhi dirinya," tutur bekas winger Man City.

0 Komentar