Dari Serie D ke Starting XI AC Milan, Davide Bartesaghi Ikuti Jejak Paolo Maldini

Hasil mengecewakan didapatkan Milan saat melawan Sassuolo pada pekan ke-15 Liga Italia, Minggu (14/12/2025) di San Siro. Bermain di kandang sendiri, Il Diavolo Rosso hanya mendapatkan hasil imbang 2-2. Akibatnya, tim asuhan Massimiliano Allegri terdepak dari puncak klasemen Serie A, yang kini ditempati oleh rival sekotanya, Inter Milan. Kendati demikian, ada satu momen yang bisa menghibur Tim Merah Hitam. Dua gol mereka ke gawang Sassuolo diborong oleh bek sayap kiri, Davide Bartesaghi. Gol-gol Bartesaghi terasa sangat spesial karena pemain berusia 19 tahun ini adalah didikan akademi Milan sendiri. Direkrut dari akademi Atalanta pada 2012 dalam usia masih 7 tahun, Bartesaghi mencetak gol pertamanya untuk tim senior Milan dan dia sekaligus bikin 2 gol.



Bartesaghi sudah melakukan debutnya untuk tim utama AC Milan pada 23 September 2023 ketika dimasukkan sebagai pengganti Alessandro Florenzi dalam laga Serie A melawan Hellas Verona. Pada 2 Oktober tahun yang sama, pemain bertinggi badan 195 cm ini menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama Milan. Namun, Davide Bartesaghi saat itu masih dianggap sebagai pemain junior. Dia menjalani kompetisi 2024-2025 sebagai bagian dari tim cadangan Rossoneri, Milan Futuro, yang bermain di Serie C. Milan Futuro kemudian terdegradasi dan sekarang bermain di Serie D. Akan tetapi, Bartesaghi malah dibawa pelatih Milan, Massimiliano Allegri, ke dalam tim utama musim 2025-2026. Dengan Milan kehilangan Theo Hernandez, Bartesaghi awalnya diplot sebagai pelapis Pervis Estupinan, yang direkrut dari Brighton pada musim panas lalu, untuk posisi bek sayap kiri. Karena Estupinan mengalami kesulitan beradaptasi dan kerap tampil buruk, Bartesaghi akhirnya mengambil alih posisinya di starting XI Milan. Pada pekan pertama hingga keempat Liga Italia, Bartesaghi selalu hanya duduk manis di bangku cadangan. Tetapi sejak laga melawan Juventus pada pekan ke-6, dia rutin menjadi starter bahkan 7 kali bermain penuh selama 90 menit. Kini dengan 2 gol yang dicetaknya ke gawang Sassuolo, posisi Bartesaghi di 11 pertama AC Milan tampaknya sudah tidak bisa diganggu gugat lagi kecuali dia cedera atau menjalani skorsing. Berkat 2 golnya, Davide Bartesaghi mengikuti jejak Paolo Maldini, bek legendaris Milan yang juga merupakan produk akademi sendiri. Seperti dikutip dari FREN88, Bartesaghi mencetak gol dalam usia 19 tahun 350 hari. Dia adalah bek termuda AC Milan yang berhasil menjebol gawang lawan di Serie A sejak Maldini melakukannya pada 28 Februari 1988 dalam usia 19 tahun 247 hari. "Saya sangat bahagia," kata Bartesaghi kepada Milan TV usai pertandingan melawan Sassuolo. "Mimpi saya adalah bermain dan mencetak gol dengan seragam ini." "Gol-gol itu membuat saya merinding tetapi saya juga kecewa karena tim tidak menang. Sangat disayangkan." "Saya ingin mendedikasikan gol ini untuk Corradi, yang selalu percaya kepada saya," lanjut Bartesaghi. Corradi yang dimaksud adalah salah satu asisten Allegri yang juga mantan striker dan pernah memperkuat Chievo Verona, Inter Milan, serta Lazio, Bernardo Corradi. "Saya juga berutang banyak kepada tim ini, kepada rekan-rekan setim, dan pelatih," pungkas Bartesaghi.

0 Komentar

Hoyaslot