Inter akan menjamu klub Liga Italia milik orang Indonesia pada pekan ke-14 Serie A, Sabtu (6/12/2025) di Giuseppe Meazza.
Laga ini adalah duel antara salah satu tim yang paling diunggulkan menjadi juara dengan klub yang penampilannya paling mengejutkan.
I Nerazzurri menempati peringkat 3 klasemen dengan raihan 27 poin.
I Biancoblu berada 2 tangga di bawah Inter dengan mengoleksi 24 poin.
Como terlihat sangat impresif karena tak terkalahkan dalam 11 pertandingan terakhir.
Segera setelah mengalahkan Sassuolo 2-0 pada pekan lalu, Fabregas langsung memandang Inter sebagai lawan yang akan mengetes level tim asuhannya.
"Inter terus menjadi tim terkuat di Italia bersama Napoli," katanya kepada Sportmediaset.

"Laga melawan Inter akan menjadi pertandingan yang penting bagi kami, untuk melihat level tim ini ada di mana."
"Pertandingan seperti ini seharusnya memberikan energi yang besar kepada tim untuk memberikan performa yang cerdas."
"Saya sering pergi ke San Siro untuk menyaksikan Inter Milan bermain di Liga Champions karena mereka adalah tim terkuat."
"Tidak perlu malu mengakui bahwa kami menganalisis mereka."
"Kendati begitu, tujuan kami untuk hari Sabtu jelas: kami ingin memainkan pertandingan terbaik di dunia."
Sehari menjelang pertandingan, Fabregas kembali memberikan komentarnya soal Inter Milan.
Kali ini mantan gelandang Barcelona dan Arsenal itu menyoroti materi pemain sang calon lawan.
Fabregas secara terbuka mengakui bahwa dia mengagumi 3 pemain Inter Milan.
Salah satu di antaranya bahkan sempat menjadi incaran Como pada bursa transfer musim panas lalu.
"Saya penggemar berat Lautaro Martinez, Federico Dimarco, dan Petar Sucic," kata juru taktik berusia 38 tahun itu.
"Omong-omong, pada musim panas lalu saya pikir Sucic akan menjadi salah satu pemain kami."
"Transfer itu praktis sudah disetujui kedua belah pihak sebelum Inter masuk ke dalam pembicaraan."
"Luis Henrique juga begitu, dia hampir bergabung dengan kami."
Walaupun salah satu pemain incarannya ditikung oleh Inter, Fabregas tidak kecewa.
Dia malah merasa kejadian itu menjadi bukti bagusnya tim pengamat bakat Como.
"Itu adalah pertanda kami di Como memiliki mata yang bagus."
"Kami melihat pemain-pemain potensial yang akhirnya bergabung dengan tim besar."
Fabregas sendiri sempat dikaitkan dengan Inter Milan pada musim panas lalu.
Dia diincar menjadi pelatih Simone Inzaghi yang hengkang ke klub Liga Arab Saudi, Al Hilal.
"Saya tidak mau membicarakan itu, tidak penting buat saya sekarang," tukas Fabregas soal dirinya sempat diincar oleh Inter Milan.
"Pertanyaan itu menyakitkan karena emosinya. Saya berada di Como. Saya melakukan segalanya untuk klub ini." Seperti yang dilansir dari
FREN88.
0 Komentar