Striker Timnas Jepang Disalahkan Pelatih Feyenoord, Cetak Gol ke Brasil Bisa, ke Ajax Tidak

El Clasico-nya Liga Belanda berlangsung pada Minggu (14/12/2025) di Amsterdam. Tuan rumah Ajax sukses mengalahkan Feyenoord dengan skor 2-0. Gol-gol The Amsterdammers dicetak oleh Davy Klaassen pada menit ke-13 dan Jorthy Mokio di menit ke-90+4. Hasil ini berdampak buruk bagi Feyenoord di klasemen Eredivisie 2025-2026. Berada di peringkat 2, klub juara Liga Belanda 16 kali ini gagal mendekati PSV Eindhoven yang memuncaki klasemen. Memiliki 34 poin, Feyenoord defisit 9 angka dari PSV. Klub berjulukan De Trots van Zuid alias Kebanggaan Selatan ini malah didekati Ajax, yang di peringkat 3 sekarang memiliki 29 poin.



Van Persie sangat kecewa pada kekalahan tim asuhannya dan mantan penyerang Arsenal serta Man United itu menyalahkan 2 hal. Pertama adalah gaya bermain Ajax, yang dinilainya hanya menang dengan cara bertahan dan mengandalkan serangan balik. "Saya tidak bisa meminta lebih dari para pemain tetapi kami adalah satu-satunya tim yang ingin memainkan sepak bola," ujar Van Persie kepada NOS. "Kami yang lebih dominan. Jika Anda melihat bagaimana kami bermain, bagaimana cepatnya mereka memenangi bola lagi, saya tidak bisa menyalahkan para pemain." Statistik pertandingan memang memperlihatkan Feyenoord lebih dominan dengan penguasaan bola 56%. "Inilah cara kami bermain dan biasanya pendekatan tersebut membuahkan satu atau dua gol tetapi sekarang tidak. Hasil ini sangat menyakitkan." "Jika melihat gaya bermain kedua tim, Anda tidak bisa menyebut laga ini adalah pertandingan di level teratas." "Ajax bermain dengan low block dan mengandalkan serangan balik, yang boleh-boleh saja." "Tetapi kami lebih dominan namun kebobolan terlalu banyak." Mengeklaim tidak mau menyalahkan pemain Feyenoord, Robin van Persie tetap menyebut satu nama yang dianggapnya "bersalah" karena gagal mencetak gol kendati memiliki peluang emas. Pemain yang disalahkan Van Persie adalah striker Timnas Jepang yang juga merupakan top scorer Eredivisie musim ini, Ayase Ueda. Di awal babak kedua, Ueda memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan. Menerima umpan terobosan dari Luciano Valente, Ueda tinggal berhadapan dengan kiper Ajax, VItezslav Jaros. Akan tetapi, sontekan pemain yang telah membukukan 18 gol di Eredivisie 2025-2026 ini melebar dari gawang Ajax. "Itu momen krusial dalam pertandingan ini," keluh Van Persie soal peluang Ueda yang gagal menjadi gol. "Dia mencetak gol melawan Brasil dan Paraguay, jadi kenapa tidak bisa melakukannya saat menghadapi Ajax?," pungkas sang juru taktik. Pada FIFA Matchday di bulan Oktober lalu, Ueda memang sukses menjebol gawang Brasil dan Paraguay dalam 2 pertandingan uji coba Timnas Jepang. Saat itu Jepang bermain imbang 2-2 melawan Paraguay dan menang 3-2 atas Brasil. Seperti yang dilansir dari FREN88.

0 Komentar

Hoyaslot