Trofi Supercoppa Italia berhasil diraih I Partenopei berkat kemenangan atas Bologna di final, Senin (22/12/2025).
Mentas di Stadion King Saud University, Riyadh, Napoli membungkam rivalnya dengan skor 2-0.
Bagi Antonio Conte, gelar ini menambah komplet perjalanannya bersama Si Biru.
Musim lalu ia berhasil mempersembahkan scudetto pada musim pertamanya di balik kemudi Napoli.
Hanya dalam waktu tujuh bulan, Conte kini sudah memberikan dua gelar.
Kesuksesan tersebut menjadi bukti ampuhnya racikan sang pelatih guna mengesahkan predikat sebagai raja di Negeri Piza.
Dia berhasil membantu pemainnya mengeluarkan kemampuan terbaik di lapangan.
Kemenangan atas Bologna di final Piala Super Italia menjadi bukti mentalitas juara yang dimiliki Si Biru.
Sebelumnya November lalu, mereka dikalahkan musuh yang sama pada pekan ke-11 Serie A (0-2).
Kans armada Conte untuk bersaing di jalur scudetto pun mulai diragukan.
Tetapi setelah membalas dendam di final kemarin, Napoli masih terbukti sebagai tim terbaik di Italia untuk saat ini.
Winger Matteo Politano mengungkapkan besarnya peran Conte terhadap kenaikan prestasi tim sejak mengambil alih kemudi.
"Conte sangat penting. Dia pemimpin kami," ujar Politano selepas laga di Riyadh.
"Kami akan mengikutinya sampai mati."
"Setelah kekalahan dari Bologna (di liga), semua orang berpikir kami sudah mati."
"Namun, kami terus bekerja dalam kesunyian dan kami akhirnya membawa pulang piala," tegasnya kepada
FREN88.
Bagi Antonio Conte, membawa pulang trofi keduanya bagi publik Naples sangat bermakna.
Akan tetapi, raihan gelar ini hanya akan menjadi masa lalu.
Ia tetap merendah saat ditanya mengenai potensi bersaing di Serie A bersama rival-rival tradisional.
Saat ini Napoli menduduki peringkat ketiga dengan koleksi 31 angka.
Mereka hanya tertinggal tipis dari Inter (33) dan AC Milan (32), serta berada tak jauh di atas Roma (30) dan Juventus (29).
"Apakah bisa dikatakan Napoli menguasai Italia? Tentu saja tidak," ucap eks pelatih Juve dan Inter.
"Saya akan berbohong jika mengatakan begitu."
"Tahun lalu kami memenangkan liga dengan skuad yang sangat kecil."
"Musim ini kami mendatangkan banyak pemain, tapi kami belum siap untuk memimpin."
"Kami belum siap, bahkan belum mendekati target itu. Musim ini persaingan empat besar akan sulit."
"Kami harus rendah hati dan bekerja keras untuk mendapatkan kepuasan," kata mantan gelandang gahar Bianconeri.
0 Komentar