Striker asal Swedia itu mengalami patah kaki saat tampil bagi The Reds di laga kontra Tottenham Hotspur, Minggu (21/12/2025) malam WIB.
Pada pertandingan tersebut, Alexander Isak masuk di awal babak kedua dengan menggantikan Conor Bradley yang cedera.
Usai masuk, Isak langsung memberi dampak setelah mencetak gol bagi Liverpool pada menit ke-56.
Penyerang berusia 26 tahun itu mencetak gol dengan sontekan kaki kiri dengan memanfaatkan umpan terobosan Florian Wirtz.
Saat menyontek bola, Isak sempat mendapat tekel dari Micky van de Ven yang membuatnya terkapar di atas lapangan dan harus ditandu keluar.
Pelatih Liverpool, Arne Slot, merasa cedera yang dialami bintangnya itu amat buruk karena Isak tak bisa melanjutkan pertandingan.
“Jika seorang pemain tak mencoba kembali ke lapangan (setelah cedera), itu biasanya bukan hal yang bagus,” ungkap Slot pascalaga. Seeprti yang dilansir dari
FREN88.
Setelah diperiksa dengan MRI, ternyata mantan striker Newcastle United itu dikonfirmasi mengalami patah kaki.

Dilansir BolaSport.com dari The Athletic, Liverpool mengonfirmasi cedera patah kaki itu dengan menyebut Isak tengah menjalani operasi.
Klub asal Merseyside itu memutuskan mengoperasi Isak pada Senin (22/12/2025) waktu setempat.
Dilaporkan jika patah kaki dan operasi itu akan membuatnya menepi dalam jangka waktu lama.
Pihak Liverpool memperkirakan jika pemain yang pernah membela Real Sociedad itu akan absen untuk beberapa bulan ke depan.
Berdasarkan laporan medis yang disadur dari berbagai sumber, proses pemulihan untuk patah kaki paling cepat adalah 6-12 minggu atau hingga tiga bulan.
Namun jika patah kaki yang dialami parah atau serius, Isak bisa saja menepi lebih lama lagi, yakni hingga enam bulan.
Lantaran hal tersebut, periode buruk Isak bersama The Reds akan terus berlanjut di musim 2025-2026.
Sejak bergabung dengan status pemain termahal sepanjang sejarah klub dan Liga Inggris, ia belum menunjukkan taringnya.
Hingga melawan Tottenham, Isak tercatat baru tampil sebanyak 16 kali di segala ajang dengan sumbangan tiga gol saja.
Sementara itu, patah kaki ini memperpanjang catatan cedera parah yang dirasakan Alexander Isak sepanjang kariernya.
Sepanjang kariernya, Isak telah merasakan cedera pada bagian paha atas, lutut, bahu, tangan, hamstring, dan juga selangkangan atau pangkal paha.
Bahkan akibat cedera paha, ia pernah menepi selama 107 hari atau nyaris selama tiga bulan saat masih berseragam Newcastle.
Jika ditotal, Isak telah absen akibat cedera dan sakit selama 371 hari sejak melakoni debutnya di kancah profesional pada 2016.
0 Komentar