Muncul di akademi River Plate pada tahun 2017, Echeverri langsung disebut-sebut sebagai salah satu pemain yang bisa menggantikan Lionel Messi di masa depan.
Pemain kelahiran 2 Januari 2006 ini angkat nama bersama Timnas Argentina di level junior.
Dia antara lain tampil di Piala Amerika U-17 2023 dengan mencetak 5 gol dan 3 assist.
Lanjut bermain di Piala Dunia U-17 2023 yang berlangsung di Indonesia, Echeverri mencetak hattrick saat Argentina menghantam Brasil 3-0 di babak perempat final.
Menyusul hattrick tersebut, sebutan sebagai titisan Messi semakin melekat pada diri Echeverri.
Selepas Piala Dunia U-17 di Indonesia, tepatnya pada Januari 2024, pemain bertinggi badan 171 cm itu direkrut Man City dengan kontrak selama 4,5 tahun.
Namun, karena masih terlalu muda, City segera meminjamkan Echeverri lagi ke River Plate dan baru mendatangkannya pada Januari 2025.

Di sisa musim 2024-2025, Echeverri tidak banyak bermain untuk The Citizens.
Alhasil, Man City kembali meminjamkannya Bayer Leverkusen untuk musim 2025-2026.
Akan tetapi, menit bermain yang diperoleh Claudio Echeverri di klub Bundesliga itu tidak sesuai ekspektasi.
Antara Bundesliga dan Liga Champions, dia hanya mendapatkan total 270 menit dalam 11 penampilan.
Bayer Leverkusen pun dipastikan akan mengembalikan Echeverri ke Manchester City lebih cepat dari rencana awal.
"Kami mencapai kesepakatan dengan Manchester City bahwa dia akan kembali," kata pelatih Leverkusen, Kasper Hjulmand, seperti dikutip dari
FREN88.
"Kami sudah membuat keputusan ini dalam beberapa hari terakhir. Dia tidak akan bermain untuk Leverkusen lagi."
Echeverri sudah tidak dipanggil ke skuad Leverkusen untuk laga Bundesliga melawan RB Leipzig pada Sabtu (20/12/2025).
Hjulmand lanjut menjelaskan alasan kegagalan Echeverri mendapatkan menit bermain yang banyak di skuadnya.
"Claudio adalah pemain yang sangat bagus. Saya punya keyakinan terhadap dia dan perkembangannya," ujar Hjulmand.
"Dia pemain bagus yang masih sangat muda tetapi kami memiliki terlalu banyak pemain di posisinya."
"Sangat sulit memainkan semua pemain di posisi nomor 10."
"Claudio datang di musim panas 2025 praktis tanpa pernah menjalani pertandingan pemanasan bersama kami, fisiknya harus dikembangkan, kemudian para pesaing di posisinya tampil lebih bagus."
"Ernest Poku bermain bagus, begitu juga Malik Tillman, Jonas Hofmann, dan Martin Terrier."
"Kami punya banyak pemain di posisi ini dan itu sebabnya kompetisi memperebutkan tempat menjadi sangat sulit."
"Claudio berlatih dengan sangat baik, masih sangat muda, dan tidak membuat masalah di dalam tim."
"Dia pemain dengan potensi besar tetapi tidak mungkin bagi kami untuk memberinya banyak menit bermain dalam situasi ini."
Dipulangkan ke Man City, Claudio Echeverri dipastikan juga tidak akan mendapatkan tempat di skuad Pep Guardiola.
Karenanya, dia dikabarkan akan kembali dipinjamkan ke klub lain.
Manchester City diberitakan bakal "menyekolahkan" Echeverri ke klub Liga Spanyol, Girona.
0 Komentar