Kemenangan The Reds atas Tottenham pada pekan ke-17 Liga Inggris 2025-2026 memakan korban.
Isak menjadi pesakitan karena harus ditarik keluar begitu dirinya menjebol gawang Spurs untuk membawa keunggulan timnya pada menit ke-56.
Penyerang asal Swedia itu tumbang seketika begitu tendangannya merobek jala Guglielmo Vicario.
Itu juga tak lepas dari tekel keras yang diberikan oleh Micky van de Ven ke arah kaki Alexander Isak.
Isak sempat mendapatkan perawatan di dalam lapangan sebelum dipapah ke luar oleh tim medis Liverpool.
Hanya 15 menit pasca-turun minum, Isak akhirnya harus menyudahi pertandingan lebih cepat.
Pada hari Minggu (21/12/2025) waktu setempat ia mendapatkan pemindaian MRI untuk mendapatkan diagnosis cedera yang dialaminya.

Hasil pemindaian tersebut akan menentukan jangka waktu dari cedera yang diderita oleh Isak.
Sayangnya, bomber yang memecahkan rekor transfer Liverpool pada musim panas 2025 dengan tebusan 125 juta pounds itu diperkirakan harus menepi untuk waktu yang tidak ditentukan.
Padahal lesakannya ke gawang Tottenham menjadi gol ke-2 yang dicetak Isak bagi The Reds di Liga Inggris musim ini.
Ia sedang memupuk kepercayaan dirinya karena masih belum bisa berkontribusi maksimal bagi klub usai ditebus mahal dari Newcastle United.
Di sisi lain, keberuntungan ada di pihak klub karena Isak tidak mengalami cedera anterior cruciate ligament alias ACL.
Namun, mereka dibuat was-was dengan adanya patah pada bagian bawah kaki sang pemain.
Hal itu bisa membuat Alexander Isak absen lebih dari 6 minggu lamanya.
Dengan Isak yang menepi cukup lama, praktis stok pemain depan yang dimiliki oleh Arne Slot sangat tipis.
Saat ini hanya Hugo Ekitike yang menjadi satu-satunya pemain depan nomor 9 yang fit di dalam skuad.
Sementara itu Liverpool sudah kehilangan 2 penyerang andalannya, Cody Gakpo dan Mohamed Salah.
Mo Salah tidak akan bermain untuk juara 20 kali Liga Inggris tersebut karena membela Timnas Mesir di Piala Afrika hingga pertengahan Januari 2026.
Sementara itu Gakpo belum diketahui bisa kembali kapan akibat menderita cedera otot.
Lalu, Federico Chiesa masih juga belum mendapatkan kepercayaan penuh dari Slot meski beberapa kesempatan menunjukkan penampilan menjanjikan.
Rio Ngumoha, pemain akademi yang mulai diorbitkan ke tim utama, juga diyakini tidak akan mendapatkan porsi bermain banyak sebagai starter.
Laporan dari This Is Anfield menyebutkan bahwa Liverpool bisa saja terjun ke bursa transfer Januari 2026 guna mendapatkan pemain depan baru.
Mengingat skema permainan Slot yang mengusung 4-2-3-1 atau 4-3-3, pemain depan yang bisa menjadi sayap diyakini akan diboyong oleh klub.
Satu nama kuat diduga bakal didaratkan oleh The Reds ke Anfield.
Sosok itu adalah winger dari Bournemouth, Antoine Semenyo.
Semenyo telah masuk dalam radar Liverpool belakangan ini menyusul penampilan menjanjikannya di Liga Inggris musim ini.
Pemain berpaspor Ghana itu tercatat sudah bermain dalam 16 laga bersama The Cherries di Premier League.
Torehannya terbilang cukup mengagumkan lewat koleksi 8 gol dan 3 asis.
Keunggulan Antoine Semenyo yang bisa dieksploitasi oleh Liverpool adalah ia bisa bermain sama baiknya sebagai penyerang tengah maupun penyerang sayap kanan dan kiri.
Fleksibilitasnya di pos penyerangan menjadi hal yang disukai oleh The Anfield Gank.
Yang terpenting, Semenyo juga memenuhi syarat sebagai pemain binaan alias homegrown.
Itu berarti Liverpool tidak perlu mengosongkan tempat di skuad sebelum mendaftarkannya jika ia dikontrak.
Soal harga, Semenyo memiliki klausul rilis senilai 65 juta pounds.
Namun, Liverpool tidak sendirian dalam memburu tanda tangan pemain berusia 25 tahun tersebut.
Mereka bakal bersaing dengan Man City, Man United, dan Tottenham yang disebut-sebut juga turut meminatinya. Seperti yang dilansir dari
FREN88.
0 Komentar