Baru 6 Bulan di AC Milan, Luka Modric Dibikin Kagum Sosok Allegri

Modric memutuskan menerima pinangan Milan begitu kontraknya dengan Real Madrid berakhir pada Juni 2025. I Rossoneri mencomotnya tanpa biaya alias secara cuma-cuma. Meskipun usianya kini sudah genap kepala empat, nyatanya tenaga Luka Modric sangat dibutuhkan dalam skuad. Itu terlihat dari 14 pertandingan yang dijalaninya di Liga Italia 2025-2026. Hebatnya, semua dilahap Modric dengan status pemain starter. Artinya ia diberi kepercayaan penuh oleh Massimiliano Allegri untuk menjadi jenderal lini tengah Milan sejak menit awal. Tak heran jika memasuki bulan keenam sejak pindah pada Juli 2025, Modric sudah bermain sebanyak 1235 menit di kompetisi elite Negeri Pisa.



Tentu saja itu tak lepas dari hubungan baiknya dengan Allegri selaku pelatih. Mantan juru taktik Livorno dan Juventus tersebut menjadi pelatih kesekian yang menukangi Modric di level klub. Berbicara dalam Gazzetta Sports Awards, Luka Modric memberikan gambarannya soal Allegri. Pelatih asal Italia tersebut rupanya mampu mengejutkan kapten Timnas Kroasia tersebut lewat pribadinya. Modrid tak sungkan jika menyebut Massimiliano Allegri sebagai sosok yang bisa mengembangkan kemampuan para pemain menjadi hebat. "Allegri adalah pelatih hebat, dia seorang pemenang," ucap Modrid, dikutip dari FREN88. "Dia mengejutkan saya dengan kepribadiannya dan saya menikmati bekerja dengannya." "Itu karena kemampuannya untuk melakukan hal yang sama dengan pemain-pemain hebat," tutur peraih 1 gelar Ballon d'Or tersebut menambahkan. AC Milan diketahui kembali mengangkat Allegri sebagai pelatih sejak bergulirnya musim 2025-2026. Itu menjadi periode keduanya berada di San Siro sebagai allenatore. Sebelumnya Allegri sempat mengasuh Milan pada periode antara 2010 dan 2014. Pada fase pertamanya membesut I Rossoneri, pelatih berusia 58 tahun tersebut mempersembahkan 2 gelar. Trofi perdananya bagi AC Milan adalah scudetto pada musim 2010-2011. Selang setahun, Massimiliano Allegri membawa tim Kota Mode memenangkan Piala Super Italia. Hingga pada akhirnya pada pertengahan Januari 2014 manajemen Milan memutuskan untuk mendepaknya dari kursi pelatih. Hal itu dikarenakan AC Milan tercecer di luar peringkat 10 besar di klasemen Liga Italia usai kalah 3-4 dari Sassuolo. Setelah berpisah kurang lebih 11 tahun, manajemen Milan akhirnya mengontrak Massimiliano Allegri kembali sebagai pelatih. Kans untuk membawa Rafael Leao dkk. merengkuh scudetto di musim 2025-2026 cukup terbuka. Saat ini AC Milan masih bertengger di pucuk klasemen dengan perolehan 31 poin dari 14 pertandingan.

0 Komentar

Hoyaslot